Skip to main content

Ingin Bugar atau Ingin Sehat

Copas Catatan kecil yg dibuat Iwan Bungsu dari sebuah group/forum, cukup panjang karena  komentar rekan lain, tapi bisa menjadi bacaan menarik, terutama teman-teman yang aktif olahraga.

Iwan:
"Saya dapat grafik Endomondo-nya Djasli, sports tracker program yang bisa diinstal di HP. Setiap lari bisa ditrace berapa km, berapa kalori, dsb. Dari grafik itu terlihat setiap bulan Djasli lari 5-6 kali, setiap kali lari rata-rata 1 jam menempuh jarak 10 km. Bisa lari 10km/jam itu jelas Djasli bugar sekali. Sementara sms dari Dr. Ming Asno menyatakan dia kena "Pendarahan sub arachnoid, di sela-sela parenkim otak (stroke)." Bugar tapi bisa kena stroke."

"Waktu melayat malam ini saya ketemu Aussie. Dia jelasin apa bedanya Fitness (kebugaran) dan Health (kesehatan). Intinya Aussie bilang, "Orang bisa saja bener-bener fit/bugar, tapi belum tentu sehat."

Teman seangkatan Djasli cerita, 
"Sudah beberapa kali waktu reuni angkatan dia ditolak nyumbang darah karena ternyata darahnya kental." 

"Saya sendiri kurang paham arti 'darah kental' itu. Tapi yang jelas itu itu soal kesehatan. Soal yang ada hubungan dengan kolesterol, asam urat, merokok, stress, dsb. Dan semua itu seharusnya bisa dicek secara berkala, ada obatnya, dsb."

"Aussie pernah serangan jantung tahun 2008, sejak itu dia mengatur diri dengan disiplin. Olah raga teratur, makanan dia atur, obat-obatan dia minum. Dan dia bilang, "Kemana-mana gue selalu bawa pil Cedocard. Pil ini bisa ditaruh dibawah lidah begitu merasa ada gejala serangan jantung atau stroke. Menolong orang untuk secepat mungkin mendapat perawatan di menit-menit pertama yang disebut 'golden periode.' " 

Dia tunjukkan Cedocard, itu pil kecil yang selalu dia bawa kemanapun. Aussie juga bilang, "Karena pernah dapat serangan jantung gue cek kesehatan 3 bulan sekali." Lalu dia sms beberapa jenis obat yang secara rutin dia pakai seperti Ascardia obat pengencer darah, Crestor dll untuk kolesterol, Miniten untuk melenturkan pembulah darah, dll. 

Teman-teman, khususnya yang usianya sudah 'matang,' kita mesti belajar lebih serius soal kebugaran dan kesehatan ini. Banyak dari kita yang masih sering jogging, mendaki, arung sungai, sepeda gunung, silat, MP, dll. Lalu KITA KIRA kita sehat, Padahal itu bugar, dan bugar belum tentu berarti sehat. Saya harap dalam berlatih kita juga cukup didasari ilmu, ada sciencenya, ada pedomannya. Nggak sembarangan berlatih.

Awang:
"Ikut berduka untuk Pak Djasli dan keluarga yang ditinggalkan. Cerita yang sama pernah saya dengar dari seorang teman yang pernah kena stroke dan kebetulan darahnya juga kental. Agaknya darah yang kental dan aktivitas fisik yang tinggi dibandingkan usianya yang tidak muda lagi sebagai faktor serangan stroke Pak Djasli. Darah kental artinya banyak eritrositnya per satuan volume dan dicerminkan dalam angka Hb-hemoglobin yang tinggi. Hb normal untuk laki-laki adalah 12-16, yang darahnya kental di atas 16. Polisitemia atau darah kental punya tekanan yang kuat sebab berat jenisnya lebih tinggi. Bila lalu ia dipacu aktivitas tinggi, seperti lari 10 km/jam setiap minggu buat orang di atas 50 tahun, maka jantung memompa lebih berat sebab darahnya kental. Pembuluh-pembuluh darah yang sudah kurang elastisitasnya karena faktor usia pun tak lagi sekuat saat muda dalam menerima tekanan yang kuat. Polisitemia bisa primer, genetik, bawaan lahir, bisa sekunder karena berbagai faktor termasuk kelainan jantung dan paru-paru. Darah kental akan makin kental bila banyak mengonsumsi lemak dan kurang minum. Yang punya darah kental dilarang menjadi pendonor karena akan membuat orang lain berdarah kental. Bahkan yang berdarah kental itu seharusnya dibuang darahnya sebagian secara rutin (phlebotomy) agar terjadi pengenceran. Sebuah pelajaran bagi kita, olahraga juga harus berhati-hati, terutama bagi yang sudah berusia di atas 50 tahun. Sebab justru olahraga yang terlalu berat buat usianya, apalagi ada kelainan seperti darahnya kental, olahraga bahkan bisa menjadi pembunuh. Bugar dan sehat memang berbeda. Pak Aussie, atasan saya di kantor, memang sangat memperhatikan kesehatan juga kebugaran. Medical check up (MCU) menyeluruh dan rutin diwajibkan dan dikejar-kejar terus oleh Pak Aussie bagi semua pekerja di bawah pengawasan beliau. Saya juga termasuk yang dikejarnya. Tetapi setelah MCU, saya jadi tahu di mana kelemahan fisik saya, di mana saya harus berhati-hati, di mana saya harus perbaiki. Intinya: berhati-hatilah. Terima kasih Pak Iwan atas informasinya.

Arianto:
@kang Iwan, betul sekali, sehat dan bugar adalah dua hal yang tidak sama dan trend yang terjadi sekarang adalah lebih fokus hanya kepada kebugaran (olahraga, fitness, dll) semata, ketimbang fokus juga kepada kesehatan. Kesehatan sangat erat dengan kualitas asupan (diet, kebiasaan & pola makan yang berdasarkan kepada prinsip untuk memenuhi kebutuhan dasar biologis "tubuh" bukan untuk memuaskan mata, menyenangkan mulut & mengenyangkan perut), kualitas gaya hidup (tidak merokok, menghindari miras, berpikiran positif, mengenal & menyayangi diri sendiri, berdamai dengan diri sendiri, responsif terhadap perubahan, dll) dan kualitas istirahat (tidur cukup). Sudah waktunya harus ada "Food Revolution" di Republik ini seperti yg digagas oleh Jamie Oliver, seorang selebriti chef dari Inggris, yang pernah minta dukungan PM Tony Blair untuk merubah kualitas dan jenis diet makanan anak-anak sekolah (school food & meals) yang lebih sehat di Inggris. Gagasan ini perlu karena "budaya" makan dan jenis makanan di Republik ini yang sangat beragam, namun dari sisi kesehatan banyak yang harus dikaji ulang dan dipertimbangkan secara serius karena beberapa jenis makanan faktanya sangat tidak sehat dan dalam waktu panjang justru punya implikasi "merusak" kesehatan walaupun disiplin mengolah fisik dan raga. Buku The Miracle of Enzyme (pola makan sehat abad ke 21 berdasarkan temuan ilmiah mutakhir) oleh Hiromi Shinya, MD, layak untuk dibaca sebagai pencerahan untuk mengenal prinsip dasar kebutuhan biologis "tubuh" manusia yang sebenarnya.

Arianto:
"menurut Peter D'Adamo yang menerbitkan buku Eat Right for Your Type, setiap golongan darah (A, B, AB dan O), memiliki kekhasan yang menyebabkan ada beberapa jenis makanan yang bermanfaat untuk dikonsumsi karena menambah ketahanan tubuh dan ada yang tidak disarankan untuk jadi asupan karena berpotensi "merusak" dan menurut beliau memiliki implikasi buruk salah satunya terhadap kualitas dan kekentalan darah. Dan sejatinya segala sesuatu yang "manis" menyebabkan darah menjadi lebih "kental", dan terlalu sering terjadi kesalahkaprahan, setelah berolahraga karena haus minumnya justru minuman yang manis-manis, dan karena lapar, makannya dengan nasi putih yang berlebihan, yang mengakibatkan kerja jantung semakin berat."

Iwan:
"Bung Awang, nuhun pisan untuk tambahannya. Ketika melayat Djasli memang saya minta Bung Aussie ngomong langsung di depan teman-teman yang hadir. Buat saya sangat mengagumkan bagaimana setelah serangan jantung di 2008 sekarang ini dia masih bisa kerja 12 -14 jam sehari dalam suasana sangat stressful. Dari omongannya, saya jadi tahu 'rahasia'nya. Ada tiga.
Pertama, dia ngerti bener 'science'nya. Dia paham betul apa itu sehat dan apa bedanya dengan fit/bugar.
Kedua, disiplin diri. Syukurlah disipilin diri itu dia sebarkan ke stafnya sekarang, seperti diceritakan Bung Awang.
Dan ketiga, dia rutin Medical Check Up (MCU) dan disiplin minum obat.
Saya benar berharap Aussie terus konsisten karena tugasnya sekarang luar biasa berat. Selamat bekerja, Bung. Jaga kesehatn."

Iwan:
"Bung Arianto, ma kasih banyak tambahannya. Ya, golongan darah memang menentukan apa yang baik atau tidak baik dimakan. Saya golongan O dan sudah banyak mengurangi masukan gula dan carbohidrat. Sdh hampir tidak pernah makan nasi dan nggak lagi minum yang manis-manis. Si manis itu memang bisa jadi pembunuh gelap. Efek yang langsung terasa ukuran ikat pinggang sekarang bisa stabil di 32, nggak molor lagi. Tapi disiplin yang lain masih lemah, saya masih merokok. Masih harus belajar disiplin dari Bung Aussie."

Iwan:
"Yang benar-benar saya harap baca renungan dan diskusi ini adalah Bung Andang. Selalu kerja penuh semangat, dalam suasan stress. Sementara dari tahun ke tahun ukuran pinggangnya terus molor. Saya takut tambah stress, semakin nggak ada waktu olah raga rutin, semakin banyak makan yang tidak teratur, lupa minum obat dan MCU rutin. Ayo, Ndang. Jadikan kesehatanmu itu prioritas pertama. Pertama, Broer! Anggap saja itu pesan terakhir dari Djasli."

Muhammad:
"Ya, setuju, hati-hati, maklum sudah matang usia kita. Jangan rakus, cukup tidur, dan harus olahraga (secukupnya). Selalu konsultasi ke dokter, lebih percaya kepada angka laboratorium dari pada perasaan (maklum seringkali alarm kita sudah kurang peka)."

Agam:
"Broer Iwan, menurut kamus bahasa Indonesia, bugar artinya sehat dan segar (badan). Jadi bugar artinya harus sehat. Seseorang yang tampak "bugar", bisa saja sebenarnya tidak bugar karena punya penyakit tersembunyi yang mungkin tidak diketahui olehnya. Oleh karena itu, kita yang sudah memasuki usia "matang" ini harus hati-hati jangan merasa "bugar" tapi sebenarnya tidak. Salah satu cara untuk mengecek adalah sering medical cek up. Sayang seringkali ada masalah dalam tubuh yang tidak terdeteksi pada saat MCU."

Iwan:
"Akur Bung Agam. Rahasia dari Bung Aussie itu memang disiplin diri. Olah raga rutin, makan bener dan teratur, MCU dan minum obat. Semua bisa dia lakukan secara konsisten. Untuk itu butuh disiplin diri."

Ginting:
" kita memang banyak belajar untuk jadi sarjana di bidang kita, tapi pelajaran dasar perawatan, maintenence tubuh sendiri sangat kurang memadai. apa yang harus dikonsumsi dan jumlah nya setiap hari hampir kita tidak tahu, hanya kenyang dan enak saja ukurannya."

Comments

Popular posts from this blog

Hidup Mahasiswa Tweeted: Humorich maksudnya

 ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌   Your Highlights

Wiz Khalifa shared "Win a 2021 Bentley Bentayga V8 and $20,000"

 ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌   What's happening

Semesta Sains Tweeted: Selamat gini Hari, Terran. Jangan lupakan ol...

 ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌   Your Highlights